![]() |
| ChatGPT Kini Punya Toko Aplikasi, Bisa Akses Apple Music hingga Photoshop Langsung dari Chat. |
JAKARTA - OpenAI kembali bikin gebrakan. Kali ini, perusahaan pengembang ChatGPT resmi meluncurkan App Directory, sebuah “toko aplikasi” yang bisa diakses langsung dari dalam ChatGPT. Lewat fitur baru ini, pengguna dapat memakai berbagai layanan populer seperti Apple Music, Photoshop, Spotify, hingga DoorDash tanpa perlu keluar dari jendela chat.
Langkah ini sekaligus menegaskan ambisi OpenAI untuk mengubah ChatGPT bukan sekadar chatbot, tetapi menjadi platform digital serba bisa. Seperti yang pernah disampaikan CEO OpenAI, Sam Altman, ChatGPT ke depan akan dibangun sebagai ekosistem yang kaya fitur dan fleksibel.
ChatGPT Makin Mirip Super App
![]() |
| ChatGPT Kini Punya Toko Aplikasi, Bisa Akses Apple Music hingga Photoshop Langsung dari Chat. |
Bersamaan dengan peluncuran App Directory, OpenAI juga membuka SDK untuk pengembang. Artinya, developer dari berbagai negara kini bisa membuat aplikasi interaktif mereka sendiri dan langsung menanamkannya ke dalam ChatGPT.
Sebenarnya, integrasi dengan layanan pihak ketiga bukan hal baru. Sebelumnya, ChatGPT sudah mendukung Spotify, Photoshop, dan beberapa layanan lain.
Namun kini, jangkauannya diperluas ke lebih banyak wilayah. Contohnya, Spotify di ChatGPT sekarang sudah bisa digunakan di Inggris, Swiss, dan seluruh Uni Eropa.
Apple Music dan DoorDash Masuk ChatGPT
Salah satu aplikasi yang paling menyita perhatian adalah Apple Music. Dengan integrasi ini, pengguna bisa mencari lagu, menyusun playlist, hingga mengelola koleksi musik hanya lewat percakapan di ChatGPT.
Tak kalah menarik, ada juga DoorDash. Aplikasi ini memungkinkan ide resep atau daftar bahan makanan langsung diubah menjadi keranjang belanja siap pesan. Semua dilakukan tanpa harus berpindah aplikasi.
Buat pengguna, ini jelas menghemat waktu dan bikin pengalaman digital jadi lebih praktis.
Perlu Tahu Soal Penggunaan Data
OpenAI juga memberi catatan penting soal data. Untuk pengguna paket Free, Plus, Go, dan Pro, data yang digunakan oleh aplikasi bisa dimanfaatkan untuk melatih model AI, jika opsi “Menyempurnakan model untuk semua” diaktifkan. Jadi, pengguna tetap disarankan mengecek pengaturan privasi masing-masing.
Istilah Baru, Fungsi Tetap Jalan
Dalam pembaruan ini, OpenAI juga merombak istilah lama. Yang sebelumnya dikenal sebagai connector, kini semuanya disebut aplikasi.
Chat connector berubah menjadi aplikasi dengan pencarian file
Deep research connector kini disebut aplikasi untuk riset mendalam
Synced connector menjadi aplikasi dengan sinkronisasi
Di dokumentasi resmi juga dijelaskan bahwa aplikasi-aplikasi ini bisa menggunakan data dari fitur memori ChatGPT, jika memang diaktifkan oleh pengguna.
Soal Uang, OpenAI Masih Tutup Mulut
Menariknya, OpenAI belum menjelaskan secara rinci bagaimana App Directory akan menghasilkan uang. Dalam pengumuman resminya, perusahaan hanya menyebut akan mempertimbangkan berbagai opsi monetisasi di masa depan, termasuk kemungkinan penjualan produk digital.
OpenAI menyatakan akan membagikan detail lebih lanjut setelah melihat bagaimana pengembang membangun aplikasi dan bagaimana pengguna memanfaatkannya.
ChatGPT Terus Dikebut dengan Fitur Baru
![]() |
| ChatGPT Kini Punya Toko Aplikasi, Bisa Akses Apple Music hingga Photoshop Langsung dari Chat. |
Peluncuran toko aplikasi ini melengkapi serangkaian pembaruan besar ChatGPT dalam beberapa waktu terakhir. Awal Desember lalu sempat muncul rumor soal iklan di ChatGPT, meski kemudian dibantah secara halus oleh OpenAI.
Tak lama setelah itu, OpenAI merilis model AI terbaru GPT-5.2 sebagai andalan baru mereka. Menyusul kemudian hadir GPT Image 1.5, generator gambar terbaru yang disebut-sebut punya kemampuan mirip Nano Banana.
Dengan hadirnya App Directory, ChatGPT kini bukan hanya tempat bertanya atau menulis teks, tapi mulai menjelma menjadi pusat aktivitas digital.
Tinggal tunggu waktu, seberapa jauh platform ini akan berkembang dan sejauh apa perannya dalam kehidupan digital sehari-hari.



0 Comments