JAKARTA - Vivo kembali mengguncang pasar smartphone premium dengan peluncuran seri flagship terbarunya Vivo X300 dan X300 Pro yang baru saja diperkenalkan di Tiongkok.
Seperti generasi sebelumnya, fokus utama tetap pada kemampuan fotografinya yang luar biasa, namun kali ini Vivo juga menghadirkan inovasi dalam desain dan performa, termasuk hadirnya model kompak X300 yang menjadi penerus dari X200 Pro Mini.
๐ธ Kamera Super Canggih dengan Teknologi Zeiss
Vivo X300 hadir dengan tiga kamera belakang yang siap memanjakan penggemar fotografi mobile:
-
Kamera utama 200 MP dengan sensor Samsung HPB (f/1.68) dan sistem stabilisasi tingkat lanjut CIPA 4.5,
-
Lensa telefoto 50 MP dengan sensor Sony LYT-602,
-
Lensa ultra-wide 50 MP dengan sensor Samsung JN1.
Sementara itu, Vivo X300 Pro membawa konfigurasi kamera yang lebih premium:
-
Kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-828 (f/1.57) dan stabilisasi CIPA 5.5,
-
Lensa telefoto 200 MP dengan sensor Samsung HPB,
-
Lensa ultra-wide 50 MP dengan sensor Samsung JN1.
Kedua model ini juga dibekali optik Zeiss T* serta flash jarak jauh yang secara pintar menyesuaikan kekuatan cahayanya tergantung jarak objek. Menariknya, kedua ponsel mampu merekam video 4K hingga 120 fps, sementara X300 Pro mendukung perekaman 10-bit Log dan Dolby Vision HDR, fitur yang biasa ada di kamera profesional.
๐ Layar Tajam dan Desain Elegan
Vivo X300 mengusung layar datar 6,31 inci LTPO 8T beresolusi 2640 × 1216 piksel dengan refresh rate adaptif 1–120Hz serta dukungan HDR10+. Bezel-nya sangat tipis hanya 1,05 mm!
Sedangkan X300 Pro memakai layar melengkung 6,78 inci LTPO 8T, resolusi lebih tinggi 2800 × 1260 piksel, dan kualitas warna yang sangat hidup.
Kamera depan di kedua model sama-sama 50 MP dengan autofokus, cocok untuk selfie maupun video call berkualitas tinggi.
⚙️ Performa Tinggi dengan Dimensity 9500
Kedua seri Vivo X300 ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500, dipasangkan dengan RAM 12 GB atau 16 GB serta penyimpanan internal hingga 1 TB (UFS 4.1).
Untuk daya, Vivo X300 membawa baterai 6.040 mAh, sedangkan X300 Pro sedikit lebih besar dengan 6.510 mAh.
Meski kapasitasnya tergolong standar, Vivo mengklaim efisiensi daya yang sangat tinggi menjadikannya salah satu smartphone paling awet di kelas flagship. Keduanya juga mendukung fast charging 90W dan wireless charging 40W.
๐ Fitur Lengkap dan Tahan Air
Fitur lain yang tak kalah menarik termasuk Bluetooth 6.0, Wi-Fi 6G, NFC, USB 3.2 Gen 1, serta dukungan untuk berbagai frekuensi jaringan global.
Kedua perangkat juga dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik 3D, vibration motor linier, dan stereo speaker bertenaga tinggi.
Dari sisi ketahanan, baik Vivo X300 maupun X300 Pro sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, artinya tahan air dan debu secara maksimal.
Untuk dimensinya, Vivo X300 berukuran 150,57 × 71,92 × 7,95 mm dengan berat 190 gram, sedangkan X300 Pro sedikit lebih besar dengan 161,98 × 75,48 × 7,99 mm dan berat 226 gram.
๐ง Sistem Operasi dan Harga
Kedua ponsel menjalankan OriginOS 6 yang membawa tampilan baru dengan gaya “liquid glass” mirip sistem operasi Apple. Vivo juga menjanjikan pembaruan sistem hingga 5 tahun dan kompatibilitas seamless dengan perangkat seperti AirPods dan Apple Watch.
Untuk harganya, Vivo X300 dibanderol mulai sekitar Rp9,9 juta, sedangkan Vivo X300 Pro mulai sekitar Rp12 juta. Versi tertinggi X300 Pro bahkan hadir dengan paket fotografi khusus yang mencakup lensa zoom tambahan dan casing premium.
Dengan desain elegan, kemampuan kamera kelas profesional, dan performa tinggi dari Dimensity 9500, Vivo X300 dan X300 Pro menjadi pesaing serius di pasar smartphone flagship 2025. Tak hanya untuk pengguna yang gemar fotografi, tapi juga bagi mereka yang menginginkan ponsel premium yang tangguh dan bergaya.
Apakah kamu tertarik mencoba “kamera profesional” dalam genggaman ini? ๐ฑ✨
Gambar: Vivo | Editor: Yakop | Penulis: Yakop





0 Comments